Amlodipine Hexpharm 10 mg Tablet

Amlodipine Hexpharm 10 mg Tablet
Amlodipine Hexpharm 10 mg Tablet

Indikasi

Amlodipine Tablet digunakan untuk membantu mengobati Penyakit Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) dan Nyeri Dada (Angina Pektoris). Amlodipine Tablet tidak menyembuhkan Tekanan Darah Tinggi dan Nyeri Dada secara permanen.

Komposisi

Obat ini mengandung : Amlodipin 10 mg

Kontraindikasi

  1. Hipotensi berat (tekanan darah rendah)
  2. Syok termasuk syok kardiogenik (syok pada jantung)
  3. Aorta stenosis (kelaianan katup jantung)
  4. Gangguan voleme jantung tidak stabil setelah miokard infark (terhentinya aliran darah) akut

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut. Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Amlodipin Tablet antara lain :

  1. Mengantuk
  2. Pusing
  3. Sakit kepala,
  4. Bengkak pada pergelangan kaki
  5. Edema (pembengkakkan karena penumpukan cairan tubuh pada bagian tertentu)
  6. Muka merah
  7. Mudah kelelahan
  8. Jantung berdebar
  9. Sakit perut, Mual.

Efek samping lain yang jarang terjadi pada penggunaan Amlodipin Tablet antara lain:

  1. Bingung
  2. Ruam kulit
  3. Hiperplasia gingival (bengkak pada gusi)
  4. Kram otot
  5. Dyspnoea (sesak nafas).

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan Amlodipin Tablet dan konsultasikan ke Dokter.

Dosis & Cara Mengonsumsi

Dosis penggunaan Amlodipin Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan Penggunaan Amlodipin Tablet :

a. Untuk membantu mengobati Hipertensi

  1. Pada manula diminum 2.5 mg sekali sehari
  2. Pada orang dewasa sebagai dosis awal diminum 5 mg lalu selanjutnya dinaikan menjadi 10 mg bila diperlukan
  3. Pada anak-anak 6-17 tahun sebagai dosis awal 2.5 mg lalu selanjutnya dinaikan menjadi 5 mg bila diperlukan.

b. Untuk membantu mengatasi nyeri dada (angina pektoris)

  1. Pada manula diminum 2.5 mg sekali sehari
  2. Pada orang dewasa sebagai dosis awal diminum 5 mg lalu selanjutnya dinaikan menjadi 10 mg bila diperlukan. Atau sesuai anjuran Dokter.

Interaksi Obat

  1. Amlodipine dapat diberikan bersama dengan penggunaan diuretik golongan tiazida, α-bloker, β-bloker, ACE inhibitor, nitrat, nitrogliserin sublingual, antiinflamasi non-steroid, antibiotika, serta obat hipoglikemik (penurunan kadar glukosa) oral.
  2. Pemberian Amlodipine bersama digoxin tidak mengubah kadar digoxin serum ataupun bersihan ginjal digoxin pada pasien normal. Amlodipine tidak mempunyai efek terhadap ikatan protein dari obat-obat : digoxin, phenytoin, warfarin dan indomethacin.
  3. Pemberian bersama simetidin atau antasida tidak mengubah farmakokinetik amlodipine. Konsumsi alkohol dapat menurunkan tekanan darah dan dapat meningkatkan risiko efek samping Amlodipine.

Keamanan Kehamilan

Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Amlodipin Tablet kedalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

"Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin."

Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Amlodipin Tablet. Selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Isi : 1 Strip @10 Tablet
Pharmaceutical : PT Hexpharm Jaya
Golongan Obat : Obat Keras