Sahabat BPJS Kesehatan, sudah tahu Aplikasi Mobile JKN? begini tutorialnya

Pengembangan aplikasi Mobile JKN merupakan wujud nyata dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta. Melalui aplikasi ini, peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat mengakses beragam informasi seputar BPJS Kesehatan secara cepat dan mudah, di manapun dan kapanpun.

 

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano Theresia Retno Dewi Rosari mengungkapkan, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano melalui Duta Mobile JKN terus memperkenalkan dan mengajak setiap peserta yang datang ke kantor untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN melalui Playstore ataupun Appstore.

 

“Duta Mobile JKN merupakan Duta BPJS Kesehatan yang ditugaskan secara bergilir untuk memperkenalkan dan mengajak setiap peserta yang mengunjungi kantor kami untuk mengenal lebih dalam soal Aplikasi Mobile JKN. Kami harapkan sosialisasi ini dapat memberikan wawasan baru mengenai kemudahan akses dan pelayanan yang optimal bagi peserta," ungkap Theresia saat ditemui tim Jamkesnews, Kamis (14/11).

 

Sementara itu, Nancy Mongi, salah satu peserta JKN-KIS yang datang, mengaku dimudahkan dengan adanya aplikasi Mobile JKN. Awalnya dirinya berniat datang ke kantor karena akan menanyakan cara penggantian kartu adiknya yang hilang, namun pada saat yang bersamaan, dirinya mendapatkan edukasi terkait aplikasi tersebut.

 

“Saat masuk, saya dihampiri petugas BPJS Kesehatan menanyakan apakah saya sudah tahu tentang Mobile JKN. Saya diberikan informasi dan dibantu download. Setelah tahu kegunaan dan cara pakainya, betul-betul inovasi yang luar biasa. lebih mudah, praktis dan hemat waktu. Tidak perlu antri lagi deh," cerita Nancy Mongi.

 

Per 1 November 2018, pencapaian kepesertaan dalam wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano adalah sebesar 1.275.184 atau sekitar 90.43% dari jumlah penduduk. Sementara itu, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tondano telah bermitra dengan 209 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), yang terdiri atas 103 Puskesmas, 74 dokter praktek perorangan, 7 dokter gigi, 6 klinik TNI/POLRI, dan 7 klinik pratama serta 12 apotek PRB. Selain itu, juga telah bekerja sama dengan 38 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 16 rumah sakit, 1 rumah sakit khusus ibu dan anak, 1 rumah sakit khusus mata, 1 klinik utama, 10 apotek kronis, dan 9 optik.